by

Ridwan Nurdin
Ketua fraksi Nasdem Buru Selatan.
Mendesak pihak kepolisian/penegak hukum agar menghukum seberat2nya
Pelaku kekerasa seksual feren nurlatu bocah berumur 5 tahun (meninggal dunia) di namrole kabupaten buru selatan provinsi Maluku.

Anggota DPRD partai Nasdem dua periode ini sangat prihatin dengan tindakan biadap yg dilakukan oleh pelaku yang tidak lain adalah ayah kandung dari bocah ini.

Sangat memprihatinkan, kejadian ini sangat mengiris hati. Kutukan adalah doa yang pantas atas kebiadaban yang dilakukan oleh seorang ayah kepada darah dagingnya sendiri.

Pihak yg berwajib harus menindak tegas para predator asusila seperti ini sehingga kedepannya kasus2 seperti ini tidak lagi terjadi di sekitar kita.

Menurut anggota DPRD yg juga ketua komisi 3 DPRD bursel ini, menyatakan kasus seperti ini harusnya menjadi tanggung jawab kita bersama baik itu dalam rangka sosialisasi kemasyarakat, pencegahan, rehabilitasi dan penangananya kedepan, terangnya.

Seperti kata anggota DPRD yang berjuluk anak muda Majo Kawan ini bahwa, partai Nasdem adalah satu – satunya partai yang memperjuangkan dengan keras UU TPKS (Undang undang tindak pidana kekerasan seksual), Dan di namrole tepatnya di Sekretariat/kantor DPD Nasdem BurSel, telah di buka posko Pengaduan korban tindak pidana kekerasan seksual.

Sementara itu, saat berkunjung langsung ke tempat tinggal korban Anggota DPRD yang biasa disapa Majo Kawan, sempat memberikan semangat moril kepada ibu dari korban dan anaknya yang berumur 7 tahun.

Dan juga memberikan bingkisan kepada keluarga korban. Dalam percakapannya pula, Anggota DPRD dari Nasdem ini berjanji akan membantu biaya sekolah (anak umur 7 namanya …..) Kedepannya.

DPRD Nasdem Ridwan Nurdin Beri Perhatian Khusus Anak.

Anggota DPRD Buru Selatan (Bursel), Ridwan Nurdin secara langsung memberikan perhatian khusus pada kasus pencabulan terhadap anak di Bursel, Maluku.

Dia menekankan harapannya agar kasus semacam ini, tidak terjadi lagi. mendesak pihak kepolisian/penegak hukum untuk memberikan hukuman maksimal untuk pelaku yang tidak lain adalah ayah kandung dari bocah ini.

Kasus ini sangat memprihatinkan, kejadian ini sangat mengiris hati. Kutukan adalah doa yang pantas atas kebiadaban yang dilakukan oleh seorang ayah kepada darah dagingnya sendiri.

Pihak yg berwajib harus menindak tegas para predator asusila seperti ini sehingga kedepannya kasus2 seperti ini tidak lagi terjadi di sekitar kita.

sehingga memberikan efek jera kepada siapapun.

untuk melaksanakan _trauma healing_ terhadap korban, serta memberikan bantuan lain yang dibutuhkan.

melakukan _trauma healing_. Karena korban terlihat masih belum sepenuhnya lepas dari trauma. “Korban masih selalu terdiam. Mungkin kondisi psikologisnya yang masih trauma.

Dalam kesempatan tersebut, menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama memastikan kasus-kasus semacam ini tidak terjadi.

BACA JUGA
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *