Lensa Maluku, – Bupati Buru Ikram Umasugi bersama Wakil Bupati Buru, H. Sudarmo, secara resmi melepas keberangkatan 13 jemaah haji asal Kabupaten Buru menuju Tanah Suci. Acara pelepasan berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru, Kamis (7/5/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buru, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Suasana haru dan bahagia mewarnai prosesi keberangkatan para calon jemaah haji. Sejumlah keluarga tampak ikut mengantar dan melepas kerabat mereka hingga ke Bandara Namniwel.
Dalam sambutannya, Bupati Buru menyampaikan ucapan selamat kepada para jemaah yang dinilai sebagai orang-orang pilihan untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke Baitullah.
“Selamat kepada para jemaah haji yang telah mendapat kesempatan menjadi tamu Allah SWT di Tanah Suci. Semoga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar Ikram.
Ia juga menitipkan harapan agar para jemaah turut mendoakan keluarga dan daerah Kabupaten Buru agar senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. Selain itu, para jemaah diminta menjaga kesehatan lahir dan batin selama menjalankan ibadah haji serta menjaga nama baik daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Buru menyerahkan uang living cost sebesar Rp 2 juta kepada masing-masing jemaah haji. Bantuan itu disebut sebagai bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Buru selama lima tahun ke depan.
Tahun ini, pelayanan bagi jemaah haji Kabupaten Buru juga mengalami sejumlah peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah daerah memfasilitasi transportasi keberangkatan Namlea–Ambon pulang-pergi menggunakan pesawat Wings Air, menyediakan penginapan di Hotel Santika Ambon sebelum masuk embarkasi haji di Waeheru, memfasilitasi konsumsi selama di Ambon, hingga menanggung biaya bagasi Ambon–Namlea pulang-pergi.
Dengan kebijakan tersebut, para jemaah tidak lagi direpotkan dengan proses pengangkutan koper saat keberangkatan maupun kepulangan dari Tanah Suci.
“Seluruh jemaah haji kita berikan pelayanan first class sebagai tamu Allah di Baitullah,” tandas Ikram.(LM-04)









Discussion about this post