Lensa Maluku – Tongkat komando di Polsek Sirimau resmi berpindah. IPTU Bastian Tuhuteru, S.Pd., M.Th. kini dipercaya memimpin wilayah hukum yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kota Ambon. Ia dilantik dalam rangkaian sertijab (serah terima jabatan) yang dipimpin langsung oleh Kapolres P. Ambon dan P.P. Lease, Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, di Polresta P. Ambon dan P.P. Lease, Senin (27/04/2026).
Momentum ini menandai babak baru penguatan keamanan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat kepolisian sektor.
Mengawali tugas perdananya, IPTU Bastian Tuheteru langsung menunjukkan pendekatan yang humanis dan inklusif. Bertempat di Kantor Polsek, ia didoakan oleh tokoh agama lintas iman, Bapak Imam, Bapak Pastor, dan Ibu Pendeta, sebagai bentuk dukungan spiritual dalam menjalankan amanah negara. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya cooling system untuk memperkuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Sirimau agar tetap kondusif, damai, dan harmonis.
Dalam pernyataan perdananya, IPTU Bastian menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menempatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai prioritas utama, dengan pendekatan profesional, tegas, namun tetap humanis.
“Keamanan adalah fondasi utama kehidupan sosial. Kami akan hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, dengan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan,” tegasnya.
Rekam Jejak dan Dedikasi di Wilayah Terpencil
Sosok IPTU Bastian Tuhuteru bukanlah figur baru dalam pengabdian di wilayah menantang. Ia pertama kali dipercaya sebagai Kapolsek Waesama pada tahun 2022. Setelah menuntaskan masa tugasnya, ia kembali dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Leksula pada tahun 2025, di bawah Polres Buru Selatan (Bursel), Polda Maluku.
Selama bertugas di wilayah pedalaman dan terpencil, ia dikenal luas karena dedikasinya yang melampaui tugas formal kepolisian. Kiprahnya mencerminkan wajah polisi yang hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak sosial di tengah masyarakat.
Salah satu peran menonjolnya adalah sebagai “polisi pengajar”. Di sejumlah di kampung yang belum memiliki akses pendidikan formal, IPTU Bastian rutin mengajar anak-anak membaca, menulis, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan moral. Kehadirannya menjadi harapan bagi generasi muda di daerah yang sulit dijangkau layanan pendidikan.
Dalam aspek keamanan, ia juga dikenal aktif menjaga kerukunan sosial. Dengan pendekatan humanis, ia intens membangun komunikasi dengan tokoh adat dan masyarakat guna meredam potensi konflik, termasuk isu-isu sensitif yang berkaitan dengan SARA.
Tak hanya itu, aksi heroiknya juga tercatat saat ia terlibat langsung dalam penyelamatan korban kecelakaan laut di Desa Bala, Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, dengan perahu kecil dan dalam kondisi berbahaya, ia bersama warga turun langsung melakukan evakuasi, sebuah tindakan yang menunjukkan keberanian dan kepedulian tanpa pamrih.
Penghargaan dan Pengakuan Nasional
Dedikasi tersebut membuahkan berbagai penghargaan. IPTU Bastian Tuhuteru baru saja menerima Hoegeng Corner Awards 2025 untuk kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman, sebuah pengakuan atas pengabdiannya yang tulus di wilayah terpencil. Selain itu, ia juga dianugerahi Satyalancana Pengabdian 8 Tahun serta Satyalancana Dharma Nusa, sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan integritasnya dalam menjalankan tugas negara.
Fokus Kepemimpinan di Sirimau
Kini, dengan amanah baru sebagai Kapolsek Sirimau, IPTU Bastian menegaskan komitmennya untuk memperkuat stabilitas keamanan di wilayah perkotaan yang dinamis. Ia menilai, tantangan di Sirimau membutuhkan pendekatan yang adaptif, cepat, dan kolaboratif.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keamanan tidak dapat dibangun secara sepihak, melainkan melalui kebersamaan.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Sinergi adalah kunci untuk menjaga wilayah tetap aman dan kondusif. Kami berharap Polri bersama masyarakat dapat saling menjaga kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai,” ujarnya.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama. Ia memastikan Polsek Sirimau akan hadir sebagai institusi yang mudah diakses, responsif terhadap aduan masyarakat, serta menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.
Dalam penegakan hukum, IPTU Bastian menegaskan tidak ada ruang bagi pelanggaran yang meresahkan masyarakat, termasuk kriminalitas jalanan maupun gangguan ketertiban lainnya. Namun demikian, ia tetap mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan pembinaan.
Harapan Masyarakat
Pelantikan IPTU Bastian Tuhuteru sebagai Kapolsek Sirimau turut disambut dengan harapan besar dari berbagai elemen masyarakat. Warga menginginkan kehadiran kepemimpinan baru ini mampu menghadirkan rasa aman yang lebih kuat, menekan angka kriminalitas, serta membangun hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga berharap agar pendekatan humanis yang selama ini menjadi ciri khas IPTU Bastian tetap dipertahankan dan diperkuat di wilayah perkotaan seperti Sirimau. Pelayanan yang cepat, adil, dan tanpa diskriminasi menjadi tuntutan utama publik terhadap institusi kepolisian.
Dengan pengalaman, dedikasi, dan integritas yang telah teruji, IPTU Bastian Tuhuteru diharapkan mampu menjawab kepercayaan tersebut melalui langkah nyata di lapangan. Sebab pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari komitmen, tetapi dari konsistensi dalam menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Menutup pernyataannya Tuhuteru yang baru saja di Lantik sebagai Kapolsek Sirimau berharap, agar masyarakat bersama polri saling menjaga Kamtibmas dengan baik. (LM-10)











Discussion about this post